BAB
I
PEMBAHASAN
1. 1
PENGERTIAN LOGIKA FUZZY
Logika fuzzy adalah metodologi pemecahan masalah dengan beribu – ribu
aplikasi dalam pengendali yang tersimpan dan pemrosesan informasi. Fuzzy
Logic menyediakan cara sederhana untuk menggambarkan kesimpulan pasti dari
informasi yang ambigu, samar – samar, atau tidak tepat. Sedikit banyak, fuzzy
logic menyerupai pembuatan keputusan pada manusia dengan kemampuannya untuk
bekerja dari data yang ditafsirkan dan mencari solusi yang tepat.
Fuzzy logic
pada dasarnya merupakan logika bernilai banyak (multivalued logic) yang dapat
mendefinisikan nilai diantara keadaan konvensional seperti ya atau tidak, benar
atau salah, hitam atau putih, dan sebagainya. Penalaran fuzzy menyediakan cara
untuk memahami kinerja dari sistem dengan cara menilai input dan output sistem
dari hasil pengamatan.
Secara
umum, fuzzy logic adalah
sebuah metodologi "berhitung" dengan variabel kata-kata (linguistic
variable), sebagai pengganti berhitung dengan bilangan. Kata-kata yang
digunakan dalam fuzzy logic memang tidak sepresisi bilangan, akan tetapi
lebih familiar dengan intuisi manusia. Manusia bisa langsung
"merasakan" nilai dari variabel kata-kata yang biasa dipakai dalam
kehidupan sehari-hari
1.2
SEJARAH LOGIKA FUZZY
Konsep Fuzzy Logic diperkenalkan oleh Prof. Lotfi Zadeh dari Universitas
California di Berkeley pada 1965,
dan dipresentasikan bukan sebagai suatu metodologi control, tetapi sebagai
suatu cara pemrosesan data dengan memperkenankan penggunaan partial set
membership dibanding crisp set membership atau non-membership.
Pendekatan pada set teori ini tidak diaplikasikan pada system control
sampai tahun 70an karena kemampuan komputer yang tidak cukup pada saat itu.
Saat itu Profesor Zadeh berpikir bahwa orang tidak membutuhkan kepastian,
masukan informasi numeric, dan belum mampu dihadapkan pada control adaptif
yang tinggi.
Konsep fuzzy logic kemudian berhasil diaplikasikan
dalam bidang control oleh E.H. Mamdani. Sejak saat itu aplikasi fuzzy
berkembang kian pesat. Di tahun 1980an negara Jepang dan negara – negara di
Eropa secara agresif membangun produk nyata sehubungan dengan konsep logika fuzzy
yang diintegrasikan dalam produk – produk kebutuhan rumah tangga seperti vacuum
cleaner, microwave oven dan camcorder.
Sementara pengusaha di Amerika Serikat tidak secepat itu
mencakup teknologi ini. Fuzzy logic baru berkembang pesat selama
beberapa tahun terakhir. Terdapat lebih dari dua ribu produk dipasaran yang
menggunakan konsep fuzzy logic, mulai dari mesin cuci hingga kereta
berkecepatan tinggi. Setiap pengembang aplikasi yang dibuat tentunya menyadari
beberapa keuntungan dari fuzzy logic seperti performa, kesederhaan,
biaya rendah dan produktifitasnya.
1.3
Penggunaan logika fuzzy
Beberapa tahapan yang dilakukan dalam penggunaan fuzzy
logic adalah sebagai berikut :
1.
Pertama-tama kita harus
didefinisikan obyektif dan criteria control :
Ø
Apa yang kita coba control ?
Ø
Apa yang harus kita lakukan untuk mengontrol
system ?
Ø
Respon seperti apa yang kita
butuhkan ?
Ø
Apa mode kegagalan system yang
mungkin ?
2.
Tentukan hubungan antara input dan
output serta memilih jumlah minimum variable input pada mesin fuzzy logic(secara
khusus error dan rata – rata perubahan error).
3.
Dengan menggunakan struktur berbasis
aturan dari fuzzy logic, jabarkan permasalahan control ke dalam aturan IF X AND
Y THEN Z yang mendefinisikan respon output system yang diinginkan untuk kondisi
input system yang diberikan. Jumlah dan kompleksitas dari rules bergantung pada
jumlah parameter input yang diproses dan jumlah variable fuzzy yang
bekerjasama dengan tiap – tiap parameter. Jika mungkin, gunakan setidaknya satu
variable dan turunan waktunya. Walaupun mungkin untuk menggunakan sebuah parameter
tunggal yang error saat itu juga tanpa mengetahui rata – rata perubahannya, hal
ini melumpuhkan kemampuan system untuk meminamalisasi keterlampauan untuk
sebuah tingkat input.
4.
Buat fungsi keanggotaan yang
menjelaskan nilai input atau output yang digunakan didalam rules.
5.
Buat rutinitas proses awal dan akhir
yang penting jika diimplementasikan dalam software, sebaliknya program rules
kedalam mesin hardware fuzzy logic.
6.
Test
system, evaluasi hasil, atur rules dan
fungsi keanggotaan, dan re-test sampai hasil yang memuaskan didapat
Alasan Digunakannya Logika Fuzzy :
Ada beberapa alasan mengapa orang menggunakan logika fuzzy,
antara lain:
1.
Konsep logika fuzzy mudah
dimengerti. Konsep matematis yang mendasari penalaran fuzzy sangat sederhana
dan mudah dimengerti.
2.
Logika fuzzy sangat fleksibel.
3.
Logika fuzzy memiliki toleransi
terhadap data-data yang tidak tepat.
4.
Logika fuzzy mampu memodelkan
fungsi-fungsi nonlinear yang sangat kompleks.
5.
Logika fuzzy dapat membangun dan
mengaplikasikan pengalaman-pengalaman para pakar secara langsung tanpa harus
melalui proses pelatihan.
6.
Logika fuzzy dapat bekerjasama
dengan teknik-teknik kendali secara konvensional.
7.
Logika fuzzy didasarkan pada bahasa alami
1.4 Implementasi logika fuzzy dalam berbagai bidang
Pada
masa sekarang ini kita dapat melihat berbagai penerapan Fuzzy Logic pada
alat-alat dan mesin yang digunakan dalam kehidupan sehari-sehari manusia.
Dengan digunakannya fuzzy logic dalam prinsip kerja alat-alat dan mesin
penunjang pekerjaan manusia tersebut membuat waktu, biaya, tenaga menjadi lebih
efektif dan efisien sehingga juga meningkatkan tingkat produktifitas pekerjaan
yang dilakukan manusia.
Dengan fuzzy
logic, sistem kepakaran manusia bisa diimplementasikan ke dalam bahasa mesin
secara mudah dan efisien. Bahasa presisi yang diperlukan mesin sulit
"dirasakan" oleh manusia. Sebaliknya, variabel kata-kata bisa lebih
singkat, simpel, dan langsung dapat "dirasakan" manusia, namun kurang
presisi dari sudut pandang bahasa mesin. Disinilah peran sistem fuzzy, yaitu
untuk menjembatani komunikasi sehingga menjadi lebih efektif dan efisien antara
mesin dan manusia. Dengan kata lain, sistem fuzzy adalah mesin penerjemah
bahasa manusia agar bisa dimengerti oleh mesin dan juga sebaliknya.
Banyak mesin kebutuhan sehari-hari manusia yang sudah menggunakan teknologi fuzzy, seperti AC, Vacum cleaner, Camcorder, rice cooker, mesin cuci, dan lain sebagainya
Banyak mesin kebutuhan sehari-hari manusia yang sudah menggunakan teknologi fuzzy, seperti AC, Vacum cleaner, Camcorder, rice cooker, mesin cuci, dan lain sebagainya
Berikut ini adalah beberapa bentuk implementasi fuzzy
logic dalam berbagai bidang di kehidupan sehari-hari manusia :
v Air Conditioner
(Mitsubishi)
AC Mitsubishi menggunakan fuzzy
logic dalam system control-nya seperti berikut :
“Jika suhu udara semakin hangat, daya pendinginan naik
sedikit, jika udara semakin dingin, matikan daya ke bawah.”
Beberapa keuntungan yang diperoleh
adalah sebagai berikut :
Mesin menjadi halus sehingga tidak cepat rusak, suhu kamar
yang nyaman menjadi lebih konsisten dan peningkatan efisiensi (penghematan
energi).
v Vacuum Cleaner
(Panasonic)
Prinsip kerja Vacuum Cleaner yang
diproduksi oleh Panasonic adalah sebagai berikut :
“Karakteristik
lantai dan jumlah debu yang dibaca oleh sensor inframerah dan mikroprosesor
akan memilih daya yang sesuai dengan kontrol fuzzy berdasarkan
karakteristik lantai.”
Karakteristik lantai meliputi jenis (kayu, semen, ubin,
kelembutan karpet, karpet tebal, dll).
Pola perubahan jumlah debu yang melewati sensor inframerah
dapat dideteksi. Mikroprosesor menetapkan pengaturan yang sesuai dengan vakum
dan daya motor menggunakan skema kontrol fuzzy. Lampu merah dan hijau
dari penyedot debu menunjukkan jumlah debu tersisa di lantai.
v Camcorder
(Panasonic, Sanyo, Fisher, Canon)
Kamera Video menentukan fokus dan pencahayaan terbaik,
terutama ketika beberapa objek dalam gambar. Juga memiliki image stabilizer
untuk mengatasi tangan yang bergetar. Fuzzy Logic digunakan untuk
image stabilizer pada kamera video.
Cara
kerjanya adalah sebagai berikut :
Bingkai
gambar saat ini dibandingkan dengan frame sebelumnya dari memori. Sebuah objek
biasanya stasioner (misalnya, rumah) diidentifikasi dan pergeseran koordinat
dihitung.
Pergeseran
ini dikurangi dari gambar untuk mengimbangi pergerakan tangan. Sebuah algoritma
fuzzy memberikan kontrol mulus / tindakan kompensasi.
1.5 Beberapa hal
dalam memahami sistem fuzzy yaitu :
1. Variabel fuzzy
Variabel
fuzzy merupakan variabel yang akan dibahas dalam suatu sistem fuzzy.
Contoh variabel fuzzy yaitu umur, temperatur, dan sebagainya.
2. Himpunan fuzzy
Himpunan
fuzzy merupakan suatu grup yang mewakili suatu kondisi atau keadaan
tertentu dalam suatu variabel fuzzy. Jika pada himpunan crisp nilai
keanggotaannya hanya ada dua kemungkinan, yaitu 0 atau 1, pada himpunan fuzzy
nilai keanggotaan terletak pada rentang 0 sampai 1. Terkadang kemiripan antara
keanggotaan fuzzy dengan probabilitas menimbulkan kerancuan. Akan tetapi
sesungguhnya keduanya memiliki intepretasi yang berbeda.
Keanggotaan
fuzzy memberikan suatu ukuran terhadap pendapat atau keputusan,
sedangkan probabilitas mengidikasikan proporsi terhadap keseringan suatu hasil
bernilai benar dalam jangka panjang. Terdapat dua atribut dalam himpunan fuzzy,
yaitu linguistik dan numerik. Linguistik merupakan penamaan suatu grup yang
mewakili suatu keadaan atau kondisi tertentu dengan menggunakan bahasa alami.
Numeris yaitu suatu angka yang menunjukkan ukuran dari suatu variabel.
Fungsi
keanggotaan (membership function) adalah suatu kurva yang
menunjukkan pemetaan titik-titik input data ke dalam nilai keanggotaannya yang
memiliki interval antara 0 sampai 1. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk
mendapatkan nilai keanggotaan adalah dengan melalui pendekatan fungsi. Ada
beberapa fungsi yang dapat digunakan (Kusumadewi & Hari, 2004) : 1)
Representasi linier, 2) Representasi kurva segitiga, 3) Representasi kurva
trapesium, 4) Representasi kurva bentuk bahu, 5) Representasi kurva-S, 6)
Representasi kurva bentuk lonceng
3. Semesta pembicaraan
Semesta
pembicaraan merupakan keseluruhan nilai yang diperbolehkan untuk dioperasikan
dalam suatu variabel fuzzy. Semesta pembicaraan merupakan himpunan
bilangan real yang senantiasa naik secara monoton dari kiri ke kanan. Nilai
semesta pembicaraan dapat berupa bilangan positif maupun negatif.
4. Domain
Domain
merupakan keseluruhan nilai yang diijinkan dalam semesta pembicaraan dan boleh
dioperasikan dalam suatu himpunan fuzzy. Domain merupakan himpunan
bilangan real yang senantiasa naik secara monoton dari kiri ke kanan. Nilai
domain dapat berupa bilangan positif maupun negatif.
1.6 Himpunan Fuzzy
Pada himpunan tegas (crisp),
nilai keanggotaan suatu item x dalam suatu himpunan A, yang sering ditulis
dengan (X), memiliki dua kemungkinan, yaitu:
- Satu (1), yang berarti bahwa suatu item menjadi anggota dalam suatu himpunan, atau
- Nol (0), yang berarti bahwa suatu item tidak menjadi anggota dalam suatu himpunan.
Contoh:
Misalkan variabel umur dibagi
menjadi tiga kategori, yaitu:
MUDA
umur < 35 tahun
PAROBAYA 35 ≤ umur ≤ 55 tahun
TUA umur > 55 tahun
PAROBAYA 35 ≤ umur ≤ 55 tahun
TUA umur > 55 tahun
Dari kategori diatas dapat
dijelaskan bahwa:
- Apabila seseorang berusia 34 tahun, maka ia dikatakan MUDA ( (34)=1)
- Apabila seseorang berusia 35 tahun, maka ia dikatakan TIDAK MUDA ( (35)=0)
- Apabila seseorang berusia 35 tahun kurang 1 hari, maka ia dikatakan TIDAK MUDA ( (35-1 hari)=1)
- Apabila seseorang berusia 35 tahun, maka ia dikatakan PAROBAYA ( (34)=1)
- Apabila seseorang berusia 34 tahun, maka ia dikatakan TIDAK PAROBAYA ( (34)=0)
- Apabila seseorang berusia 55 tahun, maka ia dikatakan PAROBAYA ( (55)=1)
- Apabila seseorang berusia 35 tahun kurang 1 hari, maka ia dikatakan TIDAK PAROBAYA ( (35-1 hari)=0)
Dari sini dapat dikatakan bahwa
pemakaian himpunan crisp untuk menyatakan umur sangat tidak adil. Adanya
perubahan kecil saja pada suatu nilai mengakibatkan perbedaan kategori yang
cukup signifikan.
Himpunan fuzzy
digunakan untuk mengantisipasi hal tersebut. Seseorang dapat masuk dalam dua
himpunan yang berbeda, MUDA dan PAROBAYA, PAROBAYA dan TUA, dan sebagainya.
Seberapa besar eksistensinya dalam himpunan tersebut dapat dilihat pada nilai
keanggotaanya. Gambar berikut menunjukkan himpunan fuzzy untuk variabel
umur.
Pada gambar diatas, dapat dilihat
bahwa:
- Seseorang yang berumur 40 tahun, termasuk dalam himpunan MUDA dengan ( (40) = 0,25); namun dia juga termasuk dalam himpunan PAROBAYA ( (40) = 0,5).
- Seseorang yang berumur 50 tahun, termasuk dalam himpunan TUA dengan ( (50) = 0,25); namun dia juga termasuk dalam himpunan PAROBAYA ( (50)=0,5).
Terkadang kemiripan antara
keanggotaan fuzzy dengan probabilitas menimbulkan kerancuan. Keduanya
memiliki nilai interval [0,1], namun interpretasi nilainya sangat berbeda
antara kedua kasus tersebut. Keanggotaan fuzzy memberikan suatu ukuran
terhadap pendapat atau keputusan, sedangkan probabilitas mengindikasikan
proporsi terhadap keseringan suatu hasil bernilai benar dalam jangka panjang.
Misalnya, jika nilai keanggotaan bernilai suatu himpunan fuzzy USIA
adalah 0,9; maka tidak perlu dipermasalahkan berapa seringnya nilai itu
diulang secara individual untuk mengharapkan suatu hasil yang hampir pasti
muda. Dilain pihak, nilai probilitas 0,9 usia berarti 10% dari himpunan
tersebut diharapkan tidak muda.
- Linguistik, yaitu penamaan suatu grup yang mewakili suatu keadaan atau kondisi tertentu dengan menggunakan bahasa alami, speerti: MUDA, PAROBAYA, TUA.
- Numeris, yaitu suatu nilai (angka) yang menunjukkan ukuran dari suatu variabel seperti: 40, 25, 50, dsb.
Domain Himpunan
Fuzzy yaitu keseluruhan nilai yang
diijinkan dan boleh dioperasikan dalam suatu himpunan fuzzy. Seperti
halnya semesta pembicaraan, domain merupakan himpunan bilangan real yang
senantiasa naik (bertambah) secara monoton dari kiri ke kanan. Nilai domain
dapat berupa bilangan positif maupun negatif. Contoh domain himpuanan fuzzy:
DINGIN = [0,20], SEJUK = [15,20], NORMAL = [20,30], HANGAT = [25,35] dan PANAS
= [30,40].
BAB II
PENUTUP
2.1
Kesimpulan
Fuzzy
Logic menawarkan beberapa karakteristik
unik yang menjadikannya suatu pilihan yang baik untuk berbagai masalah system
control. Karakteristik tersebut antara lain :
- Sudah menjadi sifatnya yang kuat selama tidak membutuhkan ketepatan, input yang bebas derau, dan dapat diprogram untuk gagal dengan aman jika sensor arus balik dimatikan atau rusak. Control output adalah fungsi kontrol halus meskipun jarak variasi input yang cukup besar.
- Selama fuzzy logic controller memproses aturan – aturan yang dibuat user yang memerintah system control target, ia dapat dimodifikasi dengan mudah untuk meningkatkan atau mengubah secara drastis performa system. Sensor yang baru dapat dengan mudah digabungkan kedalam system secara sederhana dengan menghasilkan aturan memerintah yang sesuai.
- Fuzzy logic tidak terbatas pada sedikit masukan umpan-balik dan satu atau dua output control, tidak juga penting untuk menilai atau menghitung parameter rata – rata perubahan dengan tujuan agar ia diimplementasikan. Sensor data yang menyediakan beberapa indikasi untuk aksi dan reaksi system sudah cukup. Hal ini memungkinkan sensor menjadi murah dan tidak tepat sehingga menghemat biaya system keseluruhan dan kompleksitas rendah.
- Karena operasi – operasi yang berbasiskan aturan, jumlah input yang masuk akal dapat diproses ( 1 sampai 8 atau lebih ) dan banyak output ( 1 sampai 4 atau lebih ) dihasilkan, walaupun pendefinisian rulebase secara cepat menjadi rumit jika terlalu banyak input dan output dipilih untuk implementasi tunggal selama pendefinisian rules(aturan), hubungan timbal baliknya juga harus didefinisikan. Akan lebih baik jika memecah system kedalam potongan – potongan yang lebih kecil dan menggunakan fuzzy logic controllers yang lebih kecil untuk didistribusikan pada system, masing – masing dengan tanggung jawab yang lebih terbatas.
- Fuzzy Logic dapat mengontrol system nonlinier yang akan sulit atau tidak mungkin untuk dimodelkan secara matematis. Hal ini membuka pintu bagi system control yang secara normal dianggap tidak mungkin untuk otomatisasi.
Sedangkan
karakteristik utama dari fuzzy logic yang ditemukan oleh Prof. Lotfi A.
Zadeh adalah sebagai berikut:
- Dalam fuzzy logic, penalaran tepat dipandang sebagai suatu kasus terbatas dari penalaran kira-kira.
- Dalam fuzzy logic segala sesuatunya adalah masalah derajat.
- System logic manapun dapat di-fuzzi-fikasi.
- Dalam fuzzy logic, pengetahuan diinterpretasikan sebagai koleksi dari fuzzy yang dipaksakan pada sekumpulan variable.
- Kesimpulan dipandang sebagai sebuah proses dari perkembangan pembatas yang elastis.
Best 8 casinos in Pennsylvania, NJ (December 2021)
BalasHapus› reviews › 969-gambler › reviews › 969-gambler Nov 30, 오산 출장샵 2021 — 속초 출장마사지 포항 출장마사지 Nov 30, 2021 A relative newcomer to the 충청남도 출장샵 online gambling scene, Bovada is one of the most highly 제천 출장마사지 anticipated sportsbooks in Pennsylvania. The brand offers odds on all sports